Saturday, 5 July 2008

A Malay (Bahasa Melayu) poem from Malaysia:

Tanya Sama Pokok

Tanya sama pokok apa sebab goyang,
Nanti jawab pokok angin yang goncang

Tanya sama angin apa sebab hujan,
Nanti jawab angin tanyalah awan

Awan nanti kata aku kandung air,
Sampai tempat sejuk aku pun cair

Tengok dalam air nampak bayang-bayang,
Campak satu batu bayang pun hilang

2 comments:

Urang Naskah said...

saya tertarik dengan proyek ini...kira-kira apa yang bisa saya lakukan?
terima kasih

Tan Zan Ji said...

Halo Urang Naskah,

Terima kasih atas! Partisipasi anda apakah anda bisa membantu saya mencari orang untuk membacakan Pernyataan Umum Hak-Hak Asasi Manusia dalam bahasa Sunda, Madura atau bahasa lain misalnya bahasa Indonesia aksen (?)-(English- accent) orang Jakarta. Jika anda bisa rekaman untuk saya, saya bisa memberikan intruksi untuk anda. Terima kasih atas perhatian anda!